12/07/2024

PAMEKASAN – Desainer Nasional, Embran Nawawi mengenalkan motif batik ‘Junjung Drajat’ pada pagelaran Gebyar Batik Pamekasan 2022 di Pasir Berbisik Gunung Bromo, Sabtu (11/6/2022).

Acara ini terselenggara kolaborasi dengan event Festival Eksotika Bromo 2022.

Motif batik tulis Junjung Drajat yang dikenalkan Embran Nawawi itu merupakan motif batik tulis unggulan khas Kabupaten Pamekasan.

Motif batik tulis tersebut sangat familiar menjadi pakaian kalangan pejabat, kaum milenial hingga para ibu-ibu di Pamekasan saat menghadiri sebua acara penting.

Embran Nawawi menyampaikan, batik Junjung Drajat memaknai sebuah penghormatan kepada leluhur dan sang pencipta dengan sujud syukur serta persembahan terbaik karena sebuah pelajaran penghormatan kehidupan dicatat dan digambarkan dalam sebuah keindahan.

Kata dia, batik Junjung Drajat Pamekasan menggambarkan jati diri manusia yang bisa menjadi figur sederhana karena mempelajari kehidupan bahwa kadang di atas dan bisa di bawah sesuai dengan berkat sang penciptanya.

“Batik Junjung Drajat sama halnya dengan keberadaan Brahma dalam kehidupan masyarakat Tengger,” kata Embran Nawawi kepada TribunMadura.com, Senin (13/6/2022).

Menurut Desainer kondang yang akrab disapa Mas Embran ini, persembahan Gebyar Batik Pamekasan 2022 kepada Gunung Bromo digambarkan melalui karya busana fashion batik dari generasi muda Pamekasan dan perajin batik Pamekasan.

Pendapat dia, para desainer muda dan perajin batik Pamekasan ini memaknai karya mereka dengan kisah perjalanan waktu dan kisah sejarah Gunung Bromo yang selalu menjadi daya tarik tanpa batas.

“Mystical Adventure menjadi sumber ide busana fashion batik Junjung Drajat Pamekasan yang menjadi persembahan untuk Gunung Bromo dengan memaknai alam, sejarah, budaya dan kisah-kisah di dalamnya,” tutupnya. (TribunMadura)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *