Musim Hujan Harga Sayur di Pamekasan Naik, Daging Stabil

Di Post pada : 2017-11-23 Oleh admin : Disperindag Pamekasan

Pamekasan – Memasuki musim hujan harga kebutuhan dapur atau bahan pokok dan pangan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada pertengahan bulan November 2017 bervariasi. Harga daging stabil, sementara harga sayur-mayur mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Bambang Edy Suprapto mengatakan, Fluktuasi harga terjadi pada semua jenis jagung pipilan, di mana jagung pipilan kecil dan jagung pipilan besar naik masing-masing sebesar 4.5 persen, dan 5.3 persen yang disebabkan pendistribusian terlambat.

“Yang mengalami kenaikan sayuran seperti jagung muda dan beberapa sayur lainnya,” katanya, Jumat (17/11/2017).

Kenaikan harga lainnya Bambang menambahkan, terjadi pada komoditas sayuran, di mana bawang merah yang sebelumnya Rp 20,667 naik menjadi Rp 21,667 per kilogram, bawang merah semula Rp 17.000 naik menjadi Rp 17.667 per kilogram, lombok kecil merah semula Rp 15.333 justru meroket menjadi Rp 18.000 per kilogram.

“Sementara lombok besar merah tetap berada di angka Rp 16.000 per kilogram,” tambahnya.

Selain itu harga kubis semula Rp 6.000 naik menjadi Rp 6.333 per kilogram, kentang Rp 13.667 per kilogram, tomat Rp 5.667 per kilogram, dan wortel sebelumnya Rp 11.000 naik menjadi Rp 11.333 per kilogram.

Sementara harga daging sapi tidak mengalami kenaikan yakni daging KW I tetap Rp 100.000 per kilogram, harga daging KW II Rp 93.000 per kilogram, daging kambing Rp 85.000 per kilogram, dan harga ayam bloiler Rp 32.000 per kilogram. (Media Madura)