Butuh Miliaran Rupiah untuk Tambahan Kios

Di Post pada : 2017-11-23 Oleh admin : Disperindag Pamekasan

PAMEKASAN – Sejumlah kios dan los baru di Pasar Pakong telah dibangun. Namun, Pemkab Pamekasan harus memutar otak lagi. Sebab, masih dibutuhkan anggaran miliaran rupiah untuk membangun tambahan los di Pasar Pakong.

Tambahan anggaran diperkirakan mencapai Rp 6,5 miliar. Untuk memenuhi tambahan anggaran tersebut, pemkab mengajukan melalui DAK. Namun pengajuan tersebut tidak dikabulkan. Alasannya, tidak bisa dilakukan dua kali dalam satu tempat.

”DAK untuk pasar tipe D. Sedangkan Pasar Pakong tipe A. Kami membutuhkan dana miliaran rupiah untuk membangun satu blok. Kami masih berusaha,” kata Kepala Disperindag Pamekasan Bambang Edy Suprapto.

Puluhan bangunan kios dan los baru di Pasar Pakong belum ditempati. Meskipun, los pasar tersebut sudah dibangun sejak 2015. Ratusan pedagang masih berjualan di penampungan sementara (TPS).

”Pedagang belum bisa kami pindah. Masih ada beberapa bangunan yang perlu dikerjakan. Seperti pemasangan paving dan saluran pembuangan,” jelas dia.

Selain di Pasar Pakong, sejumlah kios baru di Pasar 17 Agustus, Kelurahan Bugih, juga belum ditempati. Alasannya sama, menunggu pembangunan pendukung lainnya selesai. ”Di Pasar 17 Agustus juga masih menunggu pemasangan paving,” sebutnya.

Bambang berjanji, pemindahan pedagang ke pasar akan dilakukan pada awal 2018. Namun tidak keseluruhan. Di Pasar Pakong, dari sekitar 600 pedagang, ada sekitar 400 yang akan dipindah. ”Sebagian pedagang tetap di TPS,” pungkasnya. (jawapos.com)