Disperindag Pamekasan Razia Mamin ke Sejumlah Toko dan Market

PAMEKASAN –  Untuk meningkatkan pengawasan dan beredarnya barang dan jasa di masyarakat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan membentuk tim monitoring dan pengawasan untuk melaksanakan razia kesejumlah Toko, Pasar, Swalayan, Market dan Grosir, Selasa (27/02/2018).

Tim monitoring dan pengawasan tersebut melalukan razia dibeberapa tempat usaha secara rutin dengan melibatkan Dinas Kesehatan, Polres Pamekasan dan Sat Pol PP.

Kabid Perlindungan Konsumen Imam Hidajad, melalui Nurul Hidayati selaku Kasi pengawasan barang beredar mengatakan bahwa pihaknya melakukan razia berupa pengawasan secara langsung kesejumlah pelaku usaha bertujuan untuk melindungi masyarakat selaku konsumen dari beredarnya barang yang tidak sesuai dengan undang – undang (UU) No.8 tahun 1999.

“Jadi tim kami ini melakukan razia kesejumlah toko, market, pasar dan grosir agar para pengusaha itu memperhatikan barang dagangannya dan lebih memperhatikan hak konsumen, sehingga tidak akan ada pengaduan ketidak puasan dari masyarakat atas barang yang dibelinya,” jelasnya.

Untuk razia kali ini diberhasil mengamankan beberapa barang berupa makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa (Expired).

“Pada kemasan tidak berlabel dan rusak karena dimakan tikus,” terangnya.

Pihaknya berharap kepada para pelaku usaha untuk lebih memperhatikan hak konsumen dan tidak menjual barang yang sudah melanggar undang-undang.

“Untuk para konsumen jadilah konsumen yang cerdas, apalagi di era saat ini hendaknya dibaca terlebih dahulu pada kemasannya, kalau sudah kadaluarsa atau (Expired) tidak usah dibeli karena hal itu membahayakan dirinya,” tutur Nurul Hidayati.

Nurul menambahkan bahwa untuk makanan dan minuman yang terjaring razia dan sudah diamankan, pihaknya akan menindaklanjuti dengan memanggil para pelaku usaha untuk mendapatkan pembinaan dan penandatanganan berita acara agar tidak menjual barang yang sudah tidak layak atau kadaluarsa (Expired). (sumber : suarajatimpost)

Bagikan Artikel

Be the first to comment

Leave a Reply