IKM Pamekasan Dilatih Pengembangan Ekonomi Kreatif

Pelatihan ekonomi kreatif berbasis kompetensi kejuruan tekhnis pengemasan modern, kualitas dan inovasi produk bagi pengusaha industri kecil menengah (IKM) kerjasama Disperindag Pamekasan, BPWS dan INOPAK

Pamekasan – Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Pamekasan patut berbangga hati. Perhatian untuk memberikan kesempatan pengembangan produk ekonomi kerakyatan, mulai difasilitasi.

Itu dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, bekerjasama dengan Badan Pelaksana Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

Produk IKM mulai dikenalkan dan dilatih untuk bisa mengemas dan menjual produk mereka secara kreatif dan melek digital.

Pasca pelatihan di Kabupaten Sumenep dan Bangkalan, kini pelatihan Ekonomi Kreatif Berbasis Kompetensi Tentang Teknologi Pengemasan menyasar wilayah Pamekasan. Pelatihan ekonomi kreatif yang diberikan meliputi; teknik pengemasan modern, serta mekanisme penjualan secara digital. Sehingga produk yang dijual bisa menarik minat konsumen.

Kamis (14/3), pra pelatihan tersebut dilakukan di Ruang Serba Guna Gedung Disperindag Kabupaten Pamekasan. Ada 60 IKM yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini.

BPWS menargetkan 480 IKM seluruh Madura untuk dilatih pengemasan secara kreatif. Saat ini, baru dilakukan terhadap 180 IKM.”Karena anggaran terbatas. Namun, target tersebut terus direalisasikan,” terang Kepala Divisi Umum BPWS, Mohamad Ikhrom, mewakili Pimpinan BPWS.

Pengembangan Ekonomi Kreatif ini dikatakan Ikhrom turut menggandeng Inopak Institute, sebagai lembaga yang memberikan pelatihan dan pendampingan terhadap IKM.

“Dengan begitu ekonomi kerakyatan bisa bangkit dan berkembang di wilayah Pamekasan,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Kepala Sub Divisi Kerjasama Pemerintah Daerah dan Swasta, Divisi Hubungan Kelembagaan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) BPWS, Adita Putri Pertiwi.

Ia mengatakan, Sosialisasi dilakukan sebagai awal dari kegiatan pemberian pelatihan.”Kami tentunya menggandeng Disperindag selaku instansi Pemda sehingga bisa membantu menyentuh hingga di tingkatan IKM bawah,” terang Adita.

Terpisah, apresiasi positif disampaikan oleh Sekretaris Disperindag Kabupaten Pamekasan, R. Moh. Tjipto Djajadi. Bantuan pelatihan yang diberikan BPWS cukup membantu IKM.

“IKM Pamekasan ini produknya sudah mulai berkembang. Dengan program pelatihan ini bisa semakin menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat,” pungkas Tjipto.

Tindak lanjut dari agenda ini, dilaksanakan Pelatihan ekonomi kreatif berbasis kompetensi kejuruan tekhnis pengemasan modern, kualitas dan inovasi produk bagi pengusaha industri keceil menengah (IKM) kerjasama Disperindag Pamekasan, BPWS dan INOPAK di New Ramayana Hotel, Jl. Trunojoyo mulai tanggal 20-22 Maret 2019 yang diikuti oleh kurang lebih 60 (enam puluh) IKM se-kabupaten Pamekasan.

Bagikan Artikel

Be the first to comment

Leave a Reply