Bimtek Untuk Peningkatan Mutu Produk IKM Pamekasan

Pamekasan – Potensi sumber daya alam (SDA) Kabupaten Pamekasan sangat beragam seperti cabe jamu, singkong, madu, bawang merah, jagung dan masih banyak lagi lainnnya yang bisa dikembangkan menjadi industri berbasis sumber daya alam lokal. Tapi yang berkembang hanya beberapa komuditas saja.

Plt. Kepala bidang (Kabid) bina Perindustrian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, ST. Abdiyati Muradi,  mengungkapkan, hanya beberapa komuditas saja yang berkembang di Pamekasan dan akan terus didorong peningkatan kualitas dan kuantitasnya.

“Sentra-sentra IKM yang saat ini sedang berkembang di pamekasan adalah sentra IKM batik, anyaman tikar, garam rakyat, makanan dan minuman, gerabah, konveksi, AMDK, jamu, pandai besi, dan rokok linting.”, Ungkap Abdiyati.

Kondisi IKM kita masih banyak yang perlu dibenahi dan perlu perhatian serta bimbingan dari semua pihak seperti ppenggunaan atau penerapan peralatan berbasis tehnologi tepat guna masih rendah, akses permodalan, kemasan produk yang kurang menarik, dan belum mempunyai system jaringan pasar. Untuk itu Disperindag Pamekasan kerjasama dengan Disperindag Provinsi Jawa Timur untuk pembenahan itu semuanya, dengan menggelar Bimtek Diversifikasi pengolahan produk makanan, minuman unggulan daerah.

“Alhamdulillah Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Pamekasan menyambut baik dan mengapresiasi setinggi tingginya atas
Bimtek diversifikasi pengolahan produk makanan, minuman unggulan daerah  ini yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur UPTI Makanan Minuman dan Kemasan.”, lanjutnya.

Menurut wanita yang juga menjabat sebagai Kabid Perdagangan ini, Pelatihan yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 21-22 Maret 2019 di Gedung PKPN Pamekasan ini juga pernah dilaksanakan di Pamekasan pada tahun 2014 dan tahun 2016, dan diharapkan akan terus dilaksanakan ditahun-tahun kemudian.

“Kegiatan ini sangatlah penting untuk selalu dikembangkan lagi secara kontinuitas sebagai penguatan terhadap IKM supaya dapat meningkatkan kreatifitas dan inovasi inovasi sehingga dapat meningkatkan produksi dan mutu hasil produk olahan dan pada gilirannya nanti akan meningkatkan sumber pendapatan para IKM”, sambungnya.

Apalagi saat ini sudah menghadapi masa four points zero (4.0) dimana semuanya serba digital  tehnologi dan penuh dengan tantangan jika IKM-IKM Pamekasan tidak siap maka tidak akan bisa bersaing dengan daerah lain.

“Bimtek ini sangat dinanti nanti oleh IKM Kabupaten Pamekasan terkait pengemasan tepat guna dan akses pasar tujuan pelatihan ini agar IKM Kabupaten Pamekasan itu dapat bersaing di pasar global di era teknolgi dan gadget four and zero ini. Serta meningkatkan Sumber Daya Masyarakat (SDM) .” Tutupnya. (Umam/dprdg)

Bagikan Artikel

Be the first to comment

Leave a Reply