Target Produksi Tembakau Pamekasan Naik

Disperindag menggelar Rapat koordinasi dan sinkronisasi jumlah penawaran dan permintaan komoditas penting / Tembakau Madura tahun 2019 (30 April 2019)

Pamekasan – Menjelang masa tanam tembakau 2019, pemerintah kabupaten pamekasan mulai menjalin komunikasi dengan gudang tembakau. Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Pamekasan memanggil kuasa pembelian tembakau kemarin (30/4). Dari pertemuan tersebut terungkap bahwa target serapa pabrikan dibawah target produksi yang sudah ditentukan pemerintah.

Kepala Disperindag Pamekasan Bambang Edy Suprapto mengatakan, produksi tembakau di Pamekasan belum mulai. Meski begitu, pihaknya mulai menjalin komunikasi dengan kuasa pembeli, legislatif, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Itu dilakukan untuk membahas beberapa persiapan sebelum masa tanam dimulai.

“Sebagian masyarakat sudah menanam bibit tembakau untuk persiapa masa tanam tahun ini. Makanya, kami mulai membahas bersama stakeholder yang lain agar produksi tembakau bagus, kalau produksi bagus, pabrikan pasti membeli,” katanya.

Target produksi tembakau tahun ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Untuk itu, pihaknya meminta petani agar budi daya tembakau bisa ditingkatkan. Dengan begitu, produksi tembakau bisa terpenuhi.

Saat ini, Disperindag sudah mengantongi tujuh gudang yang sudah siap menyerap hasil produksi tembakau petani di Pamekasan. Masing-masing gudang sudah menyampaikan target serapan tembakau.

“Tinggal nanti melihat hasil produksi petani dilapangan. Kalau hasil produksi tembakau bagus, pabrikan pasti akan beli,” Ungkapnya.

Kendati demikian, target serapan kuasa pembeli masih dibawah target produksi yang sudah ditentukan Disperindag. Meski begitu, Bambang tetap optimis target produksi bisa terserap semuanya. Sebab, ada beberapa pabrikan dari luar daerah yang belum terdata.

“Biasanya, sebagian pabrikan Sumenep membeli tembakau petani Pamekasan. Kalau mengaca pada produksi tahun lalu, tidak ada tembakau yang tidak terserap. Kalau cuaca mendukung, kami yakin target produksi tembakau terserap semuanya,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan PT Gudang Garam Pamekasan Agus Samodro menyampaikan, target serapan tembakau pamekasan tahun ini lebih tinggi. Pihaknya menargetkan bisa menyerap 4 ribu ton. Jumlah tersebut meningkat 500 ton dari masa tanam tahun lalu yang ditargetkan 3.500 ton.

“lahan yang ditanam lebih luas dibandingkan tahun lalu. Makanya kami juga menaikkan serapan. Tapi, kami tidak berani menargetkan lebih dari 4 ribu ton. Sebab, hasil produksi tembakau kan belum diktahui bagus tidaknya,” Ujarnya.

Target serapan tersebut bisa saja berubah. Hal itu bergantung pasa hasil produksi tembakau perani. Jika cuaca mendukung dan hasilnya bagus, pihaknya bisa menyerap tembakau lebih dari target yang sudah ditentukan.

“Seperti tahun lalu, kami menyerap tembakau lebih dari 3500 ton. Bahkan, mencapai 5.000 ton. Kami juga menyerap semua tembakau petani asalkan cocok untuk produksi,” tukasanya. (radar madura dengan judul “Target serapan lebih rendah”)

Bagikan Artikel

Be the first to comment

Leave a Reply