Disperindag Rekrut 10 Tim Pemantau Tata Niaga Tembakau

PAMEKASAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, membuka Rekrutmen tim Tata Niaga Tembakau, Selasa, (20/08/2019).

Imam HIdayat, Kabid Perlindungan Konsumen Disperindag Kabupaten Pamekasan saat Onair di Radio Karimata Dinamika Madura mengatakan rekrutmen Tim pemantau Tata Niaga Tembakau dibuka pada tanggal 20-22 Agustus 2019. Namun kouta untuk tahun ini hanya sebanyak 10 pemantau. Terkait pembukaan rekrutmen pihaknya tidak melakukan seleksi, namun mengambil dari daftar tunggu tahun sebelumnya.

“Kita mengambil 10 pemantau, namun tetap membuka pendaftaran hanya saja lebih memprioritaskan daftar tunggu tahun kemarin,” Ucapnya

Bagi pendaftar tahun ini dan tidak memenuhi kriteria, maka akan dimasukkan ke daftar tunggu tahun berikutnya. Sedangkan hari ini sudah sebanyak delapan pendaftar. Menurutnya syarat khusus untuk pendaftar tidak ada, hanya saja bagi pendaftar harus menyertakan surat pengantar, surat permohonan, KTP dan nama lembaga.

“Rencananya untuk tim pemantau, akan bertugas minggu depan, sehingga memang pendaftarannya dimulai minggu ini,” Tegasnya.

Pembukaan Gudang Garam sudah dimulai kemarin, Gudang Noyorono dibuka hari ini, sementara Gudang Sukun, Djarum dan Sampurna masih belum ada informasi seputar pasti pembukaan Gudang tersebut.

Sebelum ada pembukaan resmi dari Gudang, Disperindag Kabupaten Pamekasan sudah melakukan rapat internal dari kelompok tani dan pabrikan untuk membahas tentang BEP (Break Event Point). Sedangkan BEP tahun ini dipatok seharga Rp. 42.600, sehingga Pemerintah berharap kepada pihak Gudang untuk mematok harga tinggi agar para petani tidak mengalami kerugian.

“Gudang Garam merilis harga terendah yakni Rp. 32.000, harga tertinggi Rp. 45.000, sementara Gudang Sukun yakni diatas Rp. 40.000 – Rp. 55.000,” Tutupnya. (karimatafm.com)

Bagikan Artikel

Be the first to comment

Leave a Reply