Gebyar Batik Pamekasan Hebat 2019, Wakil Bupati Pamekasan Launching Kerudung Batik

PAMEKASAN – Gebyar Batik 2019, Wakil Bupati Pamekasan Raja’e melaunching Krudung Batik yang dipusatkan di Lapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Agung Ronggosukowati, Rabu (23/10/2019) malam Kamis.

Acara tersebut merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pamekasan yang ke- 489, yang digagas oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan.

Turut hadir dalam kegiatan gebyar batik tersebut, Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e, Istri Wakil Bupati Yuni Lailatul Fitriyah, Istri Bupati Pamekasan Nayla Baddrut Tamam, Istri Wakil Gubernur DIY Gusti Kanjeng Bendoro Raden Ayu Adipati -GKBRAyA- Paku Alam X , dan Rombongan, Sekdakab Pamekasan Beserta Istrinya Totok Hartono,
Kepala Disperindag Pamekasan, Bambang Edy Suprapto dan para tamu undangan lainnya, Ketua Asosiasi Pengrajin Batik Indonesia (APBI), Forkopimda.

Sekertaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono juga sebagai ketua panitia penyelenggara Harjad Kabupaten Pamekasan Ke-489 ketika membacakan laporan singkat dari rangkaian kegiatan gebyar batik 2019. Yang nantinya kegiatan gebyar Batik akan diadakan setiap tahunnya.

“Kegian ini tentu banyak yang kurang, oleh karena itu nantinya kita akan mengevaluasi untuk lebih baik lagi di dalam acara pada tahun berikutnya,”ungkapnya mantan Kepala PUPR Kabupaten Pamekasan.

Terpisah Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e mengutarakan untuk Launching Krudung Batik yang sekarang ini. “Krudung Batik” merupakan ide dan gagasan dari istri Bupati Pamekasan Nayla Baddrut Tamam.

” Beliau adalah yang pertama membuat ide dan gagasan untuk membuat krudung batik. Dan tujuannya nanti menjadi nilai tersendiri, sehingga banyak diminati oleh para kaum muslimah. Dan tentunya dengan begitu para pengrajin batik di Kabupaten Pamekasan semakin giat berlomba mendisain berbagai jenis motif krudung batik hingga bisa terkenal ke Internasional,”imbunya.

Dikatakan juga oleh Raja’e, bahwa batik merupakan warisan Kakek moyang di seluruh Republik khususnya juga yang ada di Kabupaten Pamekasan.

“Jadi kita sepatutnya menjaga warisan Kakek moyang kita dengan melestarikan kreatifitas membatik khususnya di kabupaten Pamekasan. Dan saya ucapkan terimakasih kepada pengrajin batik, karna dari tangan kalian, batik batik khas Pamekasan tercipta,” ujarnya.

Perlu diketahui bersama bahwa dalam rangkaian gebyar batik 2019 itu, diadakan peragaan busana krudung batik, Pemberian hadiah kepada Istri Wakil Bupati Yuni Lailatul Fitriyah, Istri Bupati Pamekasan Nayla Baddrut Tamam, Istri Wakil Gubernur DIY Gusti Kanjeng Bendoro Raden Ayu Adipati -GKBRAyA- Paku Alam X.

Selanjutnya dilaksanakan pemberian hadia kepada pemenang juara lomba fotografer dan lomba Batik.(Beritalima.com)

Bagikan Artikel

Be the first to comment

Leave a Reply